<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246</id><updated>2011-08-01T14:05:24.121-07:00</updated><title type='text'>syailen_dra</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-6908964585569517975</id><published>2010-06-24T10:21:00.000-07:00</published><updated>2010-06-24T10:22:10.564-07:00</updated><title type='text'>Definisi Prilaku</title><content type='html'>Perilaku manusia adalah suatu aktivitas manusia itu sendiri (Soekidjo,N,1993 : 55)&lt;br /&gt;Secara operasional, perilaku dapat diartikan suatu respons organisme atau seseorang terhadap rangsangan dari luar subjek tersebut. (Soekidjo,N,1993 : 58)&lt;br /&gt;Perilaku diartikan sebagai suatu aksi-reaksi organisme terhadap lingkungannya. Perilaku baru terjadi apabila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan reaksi, yakni yang disebut rangsangan. Berarti rangsangan tertentu akan menghasilkan reaksi atau perilaku tertentu. (Notoatmojo,S, 1997 : 60)&lt;br /&gt;Perilaku adalah tindakan atau perilaku suatu organisme yang dapat diamati dan bahkan dapat di pelajari. (Robert Kwik, 1974, sebagaimana dikutip oleh Notoatmojo,S 1997)&lt;br /&gt;Perilaku manusia pada hakikatnya adalah proses interaksi individu dengan lingkungannya sebagai manifestasi hayati bahwa dia adalah makhluk hidup. (Sri Kusmiyati dan Desminiarti, 1990 : 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku manusia adalah aktivitas yang timbul karena adanya stimulus dan respons serta dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. (Sunaryo, 2004 : 3)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-6908964585569517975?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/6908964585569517975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=6908964585569517975' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6908964585569517975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6908964585569517975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2010/06/definisi-prilaku.html' title='Definisi Prilaku'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-4802505214109192674</id><published>2010-05-31T22:29:00.000-07:00</published><updated>2010-05-31T23:14:30.661-07:00</updated><title type='text'>Kasus Nyata IT Forensik :Pernyataan Sikap PPWI atas Aksi Publikasi Pembobolan ATM melalui Media Massa</title><content type='html'>Dalam beberapa waktu terakhir muncul perbedaan pandang dan persepsi masyarakat atas penayangan secara gamblang tentang aksi kejahatan perbankan berupa pembobolan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di sejumlah wilayah di Indonesia dengan menghadirkan Ruby Alamsyah, pakar IT yang juga adalah ahli forensik digital Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, di beberapa stasiun televisi nasional. Perdebatan dipicu oleh peragaan secara detil di depan kamera mengenai cara-cara para pelaku pembobolan ATM dalam melakukan aksi kriminalitas mereka. Sebahagian masyarakat menganggap tindakan Ruby Alamsyah tersebut tidak layak dipertontonkan di depan publik dengan alasan utama dapat menjadi contoh bagi anggota masyarakat lainnya untuk melakukan kejahatan serupa. Pernyataan sejumlah orang, termasuk Roy Suryo, anggota DPR RI dari Partai Demokrat, cenderung menggiring opini publik bahwa Ruby Alamsyah telah melakukan kesalahan dengan tindakannya memperagakan pembobolan ATM di televisi dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi hal tersebut di atas, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) berpendapat sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Setiap warga masyarakat (citizen) berhak mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang suatu obyek atau masalah, terutama tentang persoalan yang langsung berkenaan dengan diri mereka secara personal. Kartu ATM termasuk properti pribadi anggota masyarakat yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, yang oleh sebab itu maka sangat penting untuk memiliki informasi tentang pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengamanannya. Tidak ada sesuatu pihakpun yang boleh membatasi, apalagi melarang, seseorang untuk memperoleh informasi yang dibutuhkannya dalam mempertahankan dan meningkatkan taraf hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Setiap warga masyarakat (citizen) berhak memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang apapun yang diketahuinya, dipahaminya, dilihatnya, dipikirkannya, dan diinginkannya kepada sesama warga masyarakat lainnya. Tidak ada sesuatu pihak pun yang boleh membatasi, apalagi melarang, seseorang untuk berbagi informasi kepada orang lain, sepanjang informasi tersebut adalah sebuah kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Setiap warga masyarakat (citizen journalists) boleh menggunakan media massa dari jenis, bentuk, dan macam media apapun yang diinginkannya untuk membagi informasi/data yang dimilikinya kepada masyarakat luas, terutama tentang informasi publik yang menjadi kebutuhan keseharian masyarakat banyak. Tidak ada sesuatu pihakpun yang boleh membatasi, menghalangi, dan melarang, seseorang berbagi informasi kepada orang lain melalui media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Secara substansif, informasi tentang cara para pelaku kejahatan membobol kartu ATM orang lain adalah amat penting diketahui oleh setiap (sekali lagi setiap) anggota masyarakat, terutama pemegang kartu ATM, agar mereka lebih waspada, berhati-hati, dan memiliki tingkat kemampuan mengamankan yang lebih baik kartu ATM masing-masing. Oleh sebab itu, penjelasan, termasuk peragaan konkrit, tentang cara pembobolan ATM dan strategi mengamankannya bersifat mutlak bagi setiap pemilik kartu ATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Sifat hakiki sebuah informasi (apapun) senantiasa ibarat pedang bermata dua, berdampak positif sekaligus membawa kemungkinan implikasi negatif. Sebuah informasi dapat memberikan kebaikan dan juga sebaliknya, menghasilkan keburukan. Namun, pemberi informasi yang benar (bukan informasi palsu, bohong, fitnah) tidak dibebankan tanggung-jawab atas dampak (positif maupun negatif) informasi yang telah dibagikannya kepada orang lain/publik. Peningkatan kejahatan perbankan akibat informasi dan peragaan Ruby Alamsyah di televisi, misalnya, merupakan tanggung jawab masyarakat, pendidik, rohaniawan, penegak hukum, dan para pelaku kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka PPWI berkeyakinan dan menyatakan sikap sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Menolak setiap usaha membatasi hak masyarakat (publik) untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan kasus pembobolan kartu ATM, termasuk cara kerja para kriminal ATM dan strategi yang dianggap ampuh dalam mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Mendukung penuh sikap dan tindakan menginformasikan (termasuk memperagakan) cara pembobolan ATM yang dilakukan Saudara Ruby Alamsyah melalui media massa, termasuk di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Mendorong dan mendukung setiap anggota masyarakat (citizen) untuk berbagi informasi kepada sesama warga masyarakat baik secara langsung maupun melalui media massa sebagai citizen journalist. Informasi yang disampaikan haruslah berupa informasi yang benar, diketahui secara pasti berdasarkan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki, didasarkan kepada data dan logika yang benar, serta bernilai “kebutuhan” bagi masyarakat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Menghimbau seluruh anggota PPWI dan masyarakat umum agar senantiasa menyaring (mem-filter) setiap informasi/data yang diterima dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan kebaikan (kemaslahatan) diri sendiri, orang lain, dan masyarakat secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah membantu memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat berkenaan dengan kasus pembobolan kartu ATM, termasuk cara para kriminal melakukan aksinya, dan juga kiat-kiat mengamankan kartu ATM masing-masing. Secara khusus, ucapan terima kasih dan penghargaan ini disampaikan kepada pihak Bank Indonesia, kalangan perbankan, Kepolisian RI, kalangan media massa, dan tentunya kepada Saudara Ruby Alamsyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Pernyataan Sikap PPWI ini dibuat dan disampaikan kepada khalayak untuk diketahui dan dimaklumi. Semoga kasus pembobolan ATM yang telah dialami secara massive ini dapat teratasi dengan bertambahnya pengetahuan serta meningkatnya ketrampilan dan kewaspadaan setiap pemegang kartu ATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPUTER FORENSIC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi komputer dapat dimanfaatkan untuk keperluan investigasi, khususnya kejahatan berbasis komputer. Hal ini membawa perkembangan baru diantaranya Forensic computing. Forensik Komputing utamanya melakukan proses identifikasi, menjaga, menganalisa, dan menyajikan bukti-bukti digital yang akan digunakan dalam proses peradilan. Komponen utama forensic computing:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Identifikasi barang bukti digital: seorang petugas forensic harus mempunyai kemampuan identifikasi type informasi yang tersimpan dalam peralatan dan juga format filenya sehingga pengguna teknologinya tepat dan dapat digunakan untuk mengextract/mengexplorasi barang bukti.&lt;br /&gt;   2. Penyimpanan barang bukti digital: keaslian data harus dipertahankan khususnya terhadap upaya merubah bukti-bukti digital yang mempengaruhu proses peradilan.&lt;br /&gt;   3. Analisa barang bukti digital: extraction merupakan proses dan interpretasi dari data digital yang dianggap sebagai elemen utama dari forensic computing.&lt;br /&gt;   4. Penyajian barang bukti digital: meliputi pemaparan di pengadilan, terkait materi presentasi, tenaga ahli yang menangani, kualifikasinya, kredibilitasnya dalam pengolahan barang buktidigital yang digunakan dalam persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nama Kelompok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syailendra   (11106380)&lt;br /&gt;Hifzul Fikri (11106835)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-4802505214109192674?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/4802505214109192674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=4802505214109192674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/4802505214109192674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/4802505214109192674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2010/05/kasus-nyata-it-forensik-pernyataan.html' title='Kasus Nyata IT Forensik :Pernyataan Sikap PPWI atas Aksi Publikasi Pembobolan ATM melalui Media Massa'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-1500094150808479708</id><published>2010-04-18T19:31:00.001-07:00</published><updated>2010-04-18T19:31:37.758-07:00</updated><title type='text'>Ciri-ciri seorang profesional di bidang IT</title><content type='html'>Ciri-ciri seorang profesional di bidang IT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri seorang profesional di bidang IT adalah :&lt;br /&gt;1. Memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang TI&lt;br /&gt;2. Memiliki ketrampilan yang tinggi di bidang TI&lt;br /&gt;3. Memiliki pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi&lt;br /&gt;4. Tanggap thd masalah client, faham thd isyu-isyu etis serta tata nilai kilen-nya&lt;br /&gt;5. Mampu melakukan pendekatan multidispliner&lt;br /&gt;6. Mampu bekerja sama&lt;br /&gt;7. Bekerja dibawah disiplin etika&lt;br /&gt;8. Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat&lt;br /&gt;Kode Etik IT Profesional :&lt;br /&gt;Idealnya, setiap bidang profesi memiliki rambu-rambu yang mengatur bagaimana seorang profesional berfikir dan bertindak. Dalam beberapa bidang profesi, seperti kedokteran, jurnalistik, dan hukum, rambu-rambu ini telah disepakati bersama para profesionalnya dan dituangkan ke dalam Kode Etik. Seseorang yang melanggar Kode Etik dinyatakan melakukan malpraktek dan bisa mendapatkan sangsi tergantung kepada kekuatan Kode Etik itu di mata hukum. Sangsi yang dikenakan adalah mulai dari yang paling ringan, yaitu sekedar mendapat sebutan “tidak profesional” sampai pada pencabutan ijin praktek, bahkan hukuman pidana.&lt;br /&gt;Sebagai salah satu bidang profesi, Information Technology (IT) bukan pengecualian, diperlukan rambu-rambu tersebut yang mengatur bagaimana para IT profesional ini melakukan kegiatannya. Sejauh yang saya ketahui, belum ada Kode Etik khusus yang ditujukan kepada IT Profesional di Indonesia. Memang sudah ada beberapa kegiatan yang mengarah ke terbentuknya Kode Etik ini, namun usahanya belum sampai menghasilkan suatu kesepakatan. Dalam tulisan ini, saya ingin memusatkan perhatian kepada Kode Etik yang dibuat oleh IEEE Computer Society dan ACM yang ditujukan khusus kepada Software Engineer sebagai salah satu bidang yang perannya makin meningkat di IT.&lt;br /&gt;Kalau kita melihat Kode Etik seperti yang disebutkan di atas, ada lima aktor yang perlu diperhatikan:&lt;br /&gt;1. Publik&lt;br /&gt;2. Client&lt;br /&gt;3. Perusahaan&lt;br /&gt;4. Rekan Kerja&lt;br /&gt;5. Diri Sendiri&lt;br /&gt;Kepentingan publik (public interest) mendapat perhatian cukup besar dalam kode etik ini dan di berbagai tempat dalam Kode Etik, kepentingan publik itu disebut-sebut. Dalam melakukan kegiatannya, seorang software engineer dituntut untuk konsisten dengan kepentingan publik. Bahkan dalam rangka memenuhi kewajiban kepada client dan perusahaan pun kita dituntut untuk juga memikirkan kepentingan publik.&lt;br /&gt;Untuk software yang menyangkut hajat hidup orang banyak, misalnya software flight control untuk pesawat terbang, kepentingan publik sangat kentara, yaitu salah satunya adalah safety. Definisi konsisten dengan kepentingan publik dalam kasus ini adalah agar kita membangun suatu software flight control yang reliable dan sesuai dengan fungsinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-1500094150808479708?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/1500094150808479708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=1500094150808479708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/1500094150808479708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/1500094150808479708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2010/04/ciri-ciri-seorang-profesional-di-bidang.html' title='Ciri-ciri seorang profesional di bidang IT'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-7648651978819667076</id><published>2010-04-18T19:22:00.000-07:00</published><updated>2010-04-18T19:28:38.194-07:00</updated><title type='text'>cyber crime</title><content type='html'>Cyber Crime&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cyber sendiri mempunyai arti dunia maya. Crime dalam bahasa indonesia kriminalitas yang mempunyai arti kejahatan. Cyber crime adalah suatu tindak kejahatan dalam dunia maya. Cyber crime saat ini banyak terjadi disekitar kita yang tanpa kita sadari setiap hari banyak diantara kita yang telah melakukan cyber crime meskipun itu merupakan tindakan kecil seperti kita membuka akun facebook seseorang yang bukan akun kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya kasus cyber crime yang terjadi saat ini tidak hanya dilakukan oleh seorang hacker ataupun cracker saja tetapi pada kenyataannnya cyber crime telah banyak dilakukan oleh masyarakat biasa yang dengan bermodalkan ketelitian dan keseriusan mereka dapat melakukan tindakan cyber crime tersebut. Seperti membuka akun facebook seseorang yang bukan akun kita sendiri, mengupload foto dan video yang tidak wajar dan masih banyak kasus-kasus cyber crime lainnya  yang telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meskipun saat ini pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang Teknologi (UUITE) tetapi pada kenyataannya undang-undang tersebut tidak berlaku sebagaimana mestinya seperti undang-undang yang lainnya. Kita dalam menggunakan teknologi harus berhati-hati agar kita pun dapat mencegah tindakan cyber crime terjadi pada  diri kita sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-7648651978819667076?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/7648651978819667076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=7648651978819667076' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/7648651978819667076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/7648651978819667076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2010/04/cyber-crime.html' title='cyber crime'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-6091765910130717073</id><published>2010-02-24T05:57:00.002-08:00</published><updated>2010-02-24T05:59:19.496-08:00</updated><title type='text'>Etika Profesi di bidang Teknologi Informasi</title><content type='html'>Dalam era kini, informasi dipandang sebagai aset atau sumber yang setara dengan sumber-sumber lain dan juga mempunyai kekhususan persoalan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan suatu manajemen khusus yaitu sistem manajemen informasi dengan pengelolanya yang khusus yaitu manajer informasi atau Chief Information Officer (CIO). Sebagai manajer jelas harus mengetahui etika manajemen. Aspek keuangan merupakan suatu aspek yang yang sangat sensitif, demikian juga dengan aspek informasi. Dengan demikian hak dan tanggung jawab manajer mengisyaratkan bahwa syarat manajer harus “beretika (bermoral) tinggi dan kuat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. Kita mempunyai tanggung jawab manajerial. Kita harus menerima tanggung jawab secara etis seiring dengan aktivitas pekerjaan. Hal itu termasuk melaksanakan peran kita dengan baik sebagai suatu sumber daya manusia yang penting di dalam sistem bisnis dalam organisasi. Sebagai seorang manajer atau pebisnis profesional, akan jadi tanggung jawab kita untuk membuat keputusan-keputusan tentang aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi, yang mungkin mempunyai suatu dimensi etis yang harus dipertimbangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena TI ibarat pisau bermata dua, legal dan ilegal, baik dan buruk, maka mau tak mau berhubungan dengan etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan hal yang penting untuk mengetahui bahwa hal yang tidak etis belum tentu ilegal. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan etika tidak mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan TI telah menimbulkan berbagai isu etika, yang dapat dikategorikan dalam empat jenis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Pengumpulan, penyimpanan, dan penyebaran informasi mengenai berbagai individu/pelanggan dan menjualnya kepada pihak lain untuk tujuan komersial. Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan sulitnya menegakkan etika di dunia TI adalah karena relatif barunya bidang ini. Tak seperti dunia kedokteran yang usianya sudah ratusan abad, bidang TI adalah profesi baru. Walaupun ada juga yang melanggar, dalam dunia kedokteran, etika profesi sangat dijunjung tinggi. Ini jauh berbeda dengan dunia TI, di mana orang sangat mudah melanggar etika. Orang masih meraba-raba batasan antara inovasi, kreatifitas, dan pelanggaran etika. Apalagi dunia ini hampir sepenuhnya digeluti oleh anak-anak muda yang kerap mengabaikan persoalan moralitas yang abu-abu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-6091765910130717073?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/6091765910130717073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=6091765910130717073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6091765910130717073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6091765910130717073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2010/02/etika-profesi-di-bidang-teknologi_24.html' title='Etika Profesi di bidang Teknologi Informasi'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-373480424431070852</id><published>2009-11-17T22:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-17T23:28:56.953-08:00</updated><title type='text'>middleware telematika</title><content type='html'>tujuan umum middleware telematika:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;● Middleware adalah S/W penghubung yang berisi&lt;br /&gt;sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa&lt;br /&gt;proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk&lt;br /&gt;saling berinteraksi pada suatu jaringan&lt;br /&gt;● Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari&lt;br /&gt;aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk&lt;br /&gt;menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda&lt;br /&gt;● Middleware yang paling banyak dipublikasikan :&lt;br /&gt;– Open Software Foundation's Distributed Computing Environment&lt;br /&gt;(DCE),&lt;br /&gt;– Object Management Group's Common Object Request Broker&lt;br /&gt;Architecture (CORBA),&lt;br /&gt;– Microsoft's COM/DCOM (Component Object Model)&lt;br /&gt;● Tujuan utama layanan middleware adalah untuk membantu&lt;br /&gt;memecahkan interkoneksi beberapa aplikasi dan masalah&lt;br /&gt;interoperabilitas. Bagaimanapun juga middleware bukanlah “obat&lt;br /&gt;mujarab” :&lt;br /&gt;– Ada jarak antara prinsip dan praktek. Beberapa middleware&lt;br /&gt;membuat suatu aplikasi tergantung pada suatu produk tertentu&lt;br /&gt;– Sedikitnya jumlah middleware menjadikan rintangan tersendiri.&lt;br /&gt;Untuk menjaga lingkungan komputasi mudah diatur,&lt;br /&gt;pengembang biasanya memilih sejumlah kecil layanan yang&lt;br /&gt;memenuhi kebutuhan mereka&lt;br /&gt;– Selama layanan middleware masih memunculkan abtraksi&lt;br /&gt;pemrograman terdistrbusi, middleware masih akan&lt;br /&gt;memberikan bagi si pengembang suatu pilihan rancangan&lt;br /&gt;aplikasi yang cukup sulit. Contoh : pengembang masih harus&lt;br /&gt;menentukan layanan atau fungsi apa yang harus diletakkan&lt;br /&gt;pada client ataupun server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tipe layanan middleware:&lt;br /&gt;1. Layanan Sistem Terdistribusi,&lt;br /&gt;• Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan&lt;br /&gt;manajemen data.&lt;br /&gt;• RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.&lt;br /&gt;2. Layanan Application,&lt;br /&gt;• Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan&lt;br /&gt;• Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor&lt;br /&gt;dan layanan database, seperti Structured Query&lt;br /&gt;Language (SQL).&lt;br /&gt;3. Layanan Manajemen Middleware,&lt;br /&gt;• Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara&lt;br /&gt;terus menerus untuk menyakinkan unjuk kerja yang&lt;br /&gt;optimal pada lingkungan terdistribusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lingkungan komputasi:&lt;br /&gt;● Prinsip Dasar :&lt;br /&gt;– Memungkinkan program yang sama dapat dijalankan pada&lt;br /&gt;platform apapun tanpa modifikasi&lt;br /&gt;– Halaman HTML ditulis dalam JavaScript yang dapat dijalankan&lt;br /&gt;pada web browser yang mendukung JavaScript.&lt;br /&gt;– Aplikasi Java dan applet dijalankan oleh suatu Java Virtual&lt;br /&gt;Machine, yang dapat dibuat untuk berbagai sistem operasi&lt;br /&gt;● Browser dan Java meniadakan kebutuhan platform tunggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebutuhan middleware:&lt;br /&gt;● Menyediakan kumpulan fungsi API (Application&lt;br /&gt;Programming Interfaces) yang lebih tinggi&lt;br /&gt;daripada API yang disediakan sistem operasi dan&lt;br /&gt;layanan jaringan yang memungkinkan suatu&lt;br /&gt;aplikasi dapat :&lt;br /&gt;– Mengalokasikan suatu layanan secara transparan pada&lt;br /&gt;jaringan,&lt;br /&gt;– Menyediakan interaksi dengan aplikasi atau layanan lain&lt;br /&gt;– Tidak tergantung dari layanan jaringan&lt;br /&gt;– Handal dan mampu memberikan suatu layanan&lt;br /&gt;– Diperluas (dikembangkan) kapasitasnya tanpa&lt;br /&gt;kehilangan fungsinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh atau layanan middleware:&lt;br /&gt;1. Layanan Sistem Terdistribusi,&lt;br /&gt;• Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan&lt;br /&gt;manajemen data.&lt;br /&gt;• RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.&lt;br /&gt;2. Layanan Application,&lt;br /&gt;• Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan&lt;br /&gt;• Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor&lt;br /&gt;dan layanan database, seperti Structured Query&lt;br /&gt;Language (SQL).&lt;br /&gt;3. Layanan Manajemen Middleware,&lt;br /&gt;• Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara&lt;br /&gt;terus menerus untuk menyakinkan unjuk kerja yang&lt;br /&gt;optimal pada lingkungan terdistribusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Middleware” di samping pembangunan aplikasi adalah medan pertempuran untuk perjuangan yang besar dalam industri perkomputeran. Untuk menyatukan komponen yang berselerak, Microsoft mahu pengguna menggunakan teknologinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;● Middleware merupakan komponen perangkat&lt;br /&gt;lunak yang memberikan peranan penting dalam&lt;br /&gt;pengembangan aplikasi client/server dengan&lt;br /&gt;tidak memandang platform&lt;br /&gt;● Beberapa arsitektur dan tipe middleware dapat&lt;br /&gt;digunakan sesuai dengan kebutuhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-373480424431070852?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/373480424431070852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=373480424431070852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/373480424431070852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/373480424431070852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2009/11/middleware-telematika.html' title='middleware telematika'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-6615755410342622445</id><published>2009-10-08T03:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T03:59:01.903-07:00</updated><title type='text'>Pengantar telematika</title><content type='html'>Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Sebenarnya kata telematika itu berasal dari istilah dalam bahasa Perancis yaitu TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Selain itu istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.&lt;br /&gt;Istilah Teknologi Informasi ini merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Selain itu juga istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang artinya lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini sangat memicu pada perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Pada mulanya Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.&lt;br /&gt;Belakangan ini baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Yaitu lebih jauh lagi dengan istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang awal mula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sangat membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah jika suatu ambiguitas istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-6615755410342622445?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/6615755410342622445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=6615755410342622445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6615755410342622445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/6615755410342622445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2009/10/pengantar-telematika.html' title='Pengantar telematika'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-2542142020392486177</id><published>2009-10-08T01:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T02:04:45.770-07:00</updated><title type='text'>video tutorial microsoft ofice</title><content type='html'>Sebagian pengguna komputer pasti sudah mengenal sebuah rangkaian aplikasi pengolahan data milik Microsoft, Microsoft Office dan untuk saat ini, Microsoft Office masih mendominasi pasar. User merasa termanjakan oleh Microsoft Office dengan segala kemudahannya walaupun harus berurusan dengan harga lisensi penggunaan software dari Micsrosoft yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan program yang hampir sama dengan Microsoft Office yakni open source gratis, OpenOffice.org. OpenOffic.org atau yang disebut ooo (atau oo.o) yang dikembangkan oleh Sun Microsystems. Program di dalamnya yang sering dipergunakan oleh user seperti OpenOffice Calc, OpenOffice Writer, OpenOffice Impress, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun keduanya memiliki fungsi yang sama, tapi tahukah Anda dimana perbedaannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam OpenOffice.org terdapat source code yang tersedia secara gratis. Source code yang gratis dapat dimanfaatkan siapa saja selama menuruti aturan legal yang ada di OpenOffice.org, jika mungkin suatu saat pengembang program dari OpenOffice.org sudah tidak ingin mengembangkannya lagi. Pengembangannya juga tidak perlu repot seperti Microsoft Office yang harus membayar lisensi untuk kesahihan sehingga user tidak perlu bergantung kepada perusahaan pengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OpenOffice.org sangat compatible untuk penyimpanan dari dokumen lain seperti dokumen dari Microsoft Office, WordPerfect, Lotus dan AutoCad sehingga user dapat bekerja dalam berbagai format dokumen. Dokumen OpenOffice juga dapat diekspor ke format dokumen lain seperti PDF atau Flash tanpa memerlukan program tambahan. Sementara Microsoft Office memang memiliki fitur “Save As PDF”, namun sepertinya agak lebih lambat kemunculannya dibandingkan OpenOffice.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu OpenOffice juga bekerja di banyak platform system operasi seperti Linux, Windows, Macintosh, Unix, BSD, Solaris dan lain-lain sehingga user tidak perlu bingung jika suatu saat harus mengganti system operasi. Berbeda dengan Microsoft Office yang hanya bekerja pada platform Windows dan Macintosh, sehingga ketika harus berganti system operasi selain Windows dan Macintosh, user tidak bisa menjalankan Microsoft Office lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masalah macro, dengan OpenOffice.org dapat membangun macro dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Javascript dan Phyton, selain OpenOffice.org Basic. OpenOffice.org juga mendukung database yang luas seperti ODBC, JDBC dan ada yang mirip dengan Microsoft Access. Tentunya, dukungan fitur OpenOffice.org akan terus bertambah hingga mungkin suatu saat akan menyamai posisi Microsoft Office.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://showmedo.com/videos/video?name=1260050&amp;fromSeriesID=126&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-2542142020392486177?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/2542142020392486177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=2542142020392486177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/2542142020392486177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/2542142020392486177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2009/10/pengembangan-sistem-informasi.html' title='video tutorial microsoft ofice'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-5811926757505574880</id><published>2009-06-22T07:39:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T07:49:35.353-07:00</updated><title type='text'>Sebelum bermain drum</title><content type='html'>10 Tips penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu menggunakan EAR PLUG (penutup telinga) guna melindungi telinga dari kerusakan dan selalu gunakan pada saat latihan dan tampil. Sekarang banyak pemain drum yang telah mengidap penyakit tinnitus (kuping mendengung) dan sampai sekarang obatnya masih belum ada. Sayangilah pendengaran anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Biasakan menggunakan METRONOME setiap kali berlatih sehingga tempo anda senantiasa stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bermainlah dengan RILEKS, jangan tegang dan jangan membuang-buang tenaga, tidak ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu menyiapkan STICK sendiri lebih dari satu pasang jika ingin tampil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan terlalu CEPAT PUAS dengan ilmu yang telah anda dapat. Cobalah menambah ilmu lagi dengan cara belajar dari guru drum yang berbeda atau dari teman anda yang lebih berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan terlalu FANATIK pada satu atau dua aliran lagu saja, hal inilah yang dapat menghambat kreatifitas pemain dan membuat permainan anda menjadi monoton dan membosankan. Cobalah berbagai macam aliran musik dan usahakan anda dapat memainkan seluruh aliran musik yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dalam permainan drum harus melibatkan FEEL atau dengan kata lain harus benar2 dirasakan, jangan asal pukul dan jangan pernah berpikiran bahwa semakin keras pukulan semakin bagus. Itu salah! Dan juga jangan berpikir bahwa semakin cepat anda bermain semakin hebat. Tidak juga, kekerasan dan kecepatan tidak ada sangkut pautnya dengan musikalitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Selalu berlatih dari TEMPO yang lambat dan jika sudah sangat terbiasa, tingkatkan temponya perlahan-lahan. Anda harus belajar berjalan dulu baru bisa lari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. DENGARKAN pada musisi lainnya, jangan hanya terfokus pada diri sendiri, dengarkan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jadilah pemain drum yang KREATIF, beri variasi pada setiap permainan drum yang anda dapat. Karena drum masih merupakan sesuatu yang 'baru', masih banyak variasi baru yang bisa anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note: Untuk EAR PLUG anda dapat membelinya di apotik yang besar atau di toko yang menjual perlengakapan militer. Untuk metronome disetiap toko musi pasti ada, dan carilah yang digital.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-5811926757505574880?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/5811926757505574880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=5811926757505574880' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/5811926757505574880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/5811926757505574880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2009/06/sebelum-bermain-drum.html' title='Sebelum bermain drum'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-493941851033493749</id><published>2009-01-19T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T19:03:08.142-08:00</updated><title type='text'>Citra</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;BMP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bitmap&lt;/strong&gt; adalah representasi dari &lt;a title="Citra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Citra"&gt;citra&lt;/a&gt; &lt;a title="Grafis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Grafis"&gt;grafis&lt;/a&gt; yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di &lt;a class="mw-redirect" title="Memori" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Memori"&gt;memori&lt;/a&gt; &lt;a title="Komputer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer"&gt;komputer&lt;/a&gt;. Dikembangkan oleh &lt;a class="mw-redirect" title="Microsoft" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft"&gt;Microsoft&lt;/a&gt; dan nilai setiap titik diawali oleh satu &lt;a title="Bit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bit"&gt;bit&lt;/a&gt; &lt;a title="Data" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Data"&gt;data&lt;/a&gt; untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ukuran sebenarnya untuk &lt;strong&gt;n&lt;/strong&gt;-bit (2&lt;sup&gt;n&lt;/sup&gt; warna) bitmap dalam &lt;a class="mw-redirect" title="Byte" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Byte"&gt;byte&lt;/a&gt; dapat dihitung:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;ukuran file BMP&lt;/strong&gt; &lt;img class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/c/b/1/cb1e9c3f8dbc7f1caf73f0e675c412f7.png" alt="approx 54+4 cdot 2^n+frac{lebar cdot tinggi cdot n}{8}" /&gt;,&lt;br /&gt;dimana tinggi dan lebar dalam &lt;a class="mw-redirect" title="Pixel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pixel"&gt;pixel&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan &lt;a class="mw-redirect" title="Resolusi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Resolusi"&gt;resolusi&lt;/a&gt;, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024×768.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk menampilkan citra &lt;em&gt;bitmap&lt;/em&gt; pada &lt;a title="Monitor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Monitor"&gt;monitor&lt;/a&gt; atau mencetaknya pada &lt;a class="mw-redirect" title="Printer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Printer"&gt;printer&lt;/a&gt;, komputer menterjemahkan &lt;em&gt;bitmap&lt;/em&gt; ini menjadi &lt;a class="mw-redirect" title="Pixel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pixel"&gt;pixel&lt;/a&gt; (pada layar) atau &lt;a class="new" title="Titik tinta (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titik_tinta&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;titik tinta&lt;/a&gt; (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, &lt;a class="new" title="PCX (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PCX&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;PCX&lt;/a&gt; dan &lt;a class="new" title="TIFF (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=TIFF&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;TIFF&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;JPG/JPEG&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Joint Photographic Experts Group&lt;/strong&gt; (&lt;strong&gt;JPEG&lt;/strong&gt;) adalah &lt;a class="new" title="Format gambar (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Format_gambar&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;format gambar&lt;/a&gt; yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Beberapa karakteristik gambar JPEG:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Memiliki &lt;a class="new" title="Ekstensi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekstensi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;ekstensi&lt;/a&gt; .jpg atau .jpeg.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit &lt;em&gt;&lt;a class="new" title="True color (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=True_color&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;true color&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengkompresi gambar dengan sifat &lt;em&gt;&lt;a class="new" title="Lossy (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lossy&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;lossy&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil &lt;a title="Foto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Foto"&gt;foto&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;JPEG berbeda dengan MPEG (&lt;em&gt;Moving Picture Experts Group&lt;/em&gt;) yang menyediakan kompresi untuk video.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;PNG&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;PNG&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Portable Network Graphics&lt;/em&gt;) adalah salah satu format penyimpanan &lt;a title="Citra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Citra"&gt;citra&lt;/a&gt; yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (&lt;a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; &lt;em&gt;lossless compression&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;PNG dibaca “ping”, namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah “ping” pada jaringan komputer.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra &lt;a class="mw-redirect" title="Web" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Web"&gt;Web&lt;/a&gt; (Jejaring jagad Jembar - en:World Wide Web).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Channel Alpha (transparansi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:”brightness”)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penayangan citra secara progresif (progressive display)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;GIF&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Graphics Interchange Format&lt;/strong&gt; (&lt;strong&gt;GIF&lt;/strong&gt;) merupakan salah satu &lt;a class="new" title="Format gambar (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Format_gambar&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;format gambar&lt;/a&gt; yang banyak digunakan. Beberapa karakteristik format gambar GIF:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengkompresi gambar dengan sifat &lt;em&gt;&lt;a class="new" title="Lossless (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lossless&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;lossless&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendukung warna transparan dan &lt;a title="Animasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Animasi"&gt;animasi&lt;/a&gt; sederhana&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Format GIF pertama kali diperkenalkan oleh &lt;a class="new" title="CompuServe (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CompuServe&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;CompuServe&lt;/a&gt; pada &lt;a title="1987" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1987"&gt;1987&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;TIFF&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Format ini terkenal untuk pengguna komputer Apple, karena format ini merupakan format standar untuk Mancintosh. Format ini hampir sama dengan Bitmap, namun TIFF memiliki kelebihan seperti mendukung algoritma kompresi, mendukung Metadata, dan biasa digunakan untuk photo-photo panorama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;RAW&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Format yang satu ini umumnya digunakan pada kamera-kamera digital. format RAW hampir mirip dengan Bitmap.  Format ini (biasanya) menyimpan semua informasi-informasi yang ada menggunakan teknik &lt;em&gt;lossles compression&lt;/em&gt; untuk mengurangi ukuran file. Salah satu kekurangan dari format RAW ialah tidak adanya standarisasi format, sehingga hal ini membuat pihak-pihak yang menggunakan format ini (biasanya pembuat kamera digital) bisa sesukanya membuat standar sendiri akan format file ini. Hal itu menyebabkan terkadang sebuah file RAW hasil dari sebuah kamera digital belum tentu bisa dibuka/dilihat pada kamera digital yang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;TGA (TrueVision Targa)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Format TGA sekarang sudah sangat jarang dipakai.  Format ini populer pada awal 80′an hingga pertengahan 98.  Format ini hampir sama dengan Bitmap. biasanya format ini digunakan untuk gambar-gambar pada game dikarenakan format TGA mendukung teknik transparasi&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-493941851033493749?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/493941851033493749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=493941851033493749' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/493941851033493749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/493941851033493749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2009/01/citra.html' title='Citra'/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-8424052440000385587</id><published>2008-11-17T23:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T23:27:16.601-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Judul: Teknologi Informasi, Inovasi bagi Dunia Pendidikan&lt;br /&gt; Bahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan.&lt;br /&gt; Nama &amp;amp; E-mail (Penulis): &lt;a href="mailto:geger255@eudoramail.com"&gt;Geger Riyanto&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Saya Mahasiswa di Universitas Indonesia &lt;br /&gt;Topik: Teknologi Informasi Dalam Wacana Pendidikan &lt;br /&gt;Tanggal: 14/1/2005&lt;/b&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt; I.      TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENDIDIKAN DI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     A. Dunia Pendidikan Konvensional Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum Dunia Pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana yang publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya-upaya peningkatan kualitas mutu serta kuantitas yang membawa nama pendidikan telah dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini kita belum melihat hasil dari usaha tersebut. Apabila kita melihat dari sudut pandang nasional atau alias yang umum-umum saja jadi marilah kita lihat apa yang dilakukan oleh pemerintah. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah biasanya bersifat konstitusional demi mendapatkan lulusan dari sekolah yang kompetitif dan siap bersaing secara global, semisalkan dengan menetapkan angka batas minimal kelulusan UAN dengan nilai sebesar 4,00 dengan tidak digabung dengan poin pada ujian praktek ditambah lagi tanpa ujian praktek. Pada hal ini bukannya kita menemukan pemerintah berusaha untuk memperbaiki mutu pendidikan melainkan nampak sepertinya pemerintah hendak menjegal generasi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita amati dengan seksama, apa sebenarnya yang menjadi inti permasalahan pada dunia pendidikan, mungkin jauh lebih sulit dari menggantang asap. Berbagai hal dapat saja dipersalahkan sebagai pokok masalah yang menghambat kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Namun demikian, yang jelas-jelas dapat kita temukan sebagai suatu kecacatan ialah proses belajar mengajar konvensional yang mengandalkan tatap muka antara guru dan murid, dosen dengan mahasiswa, pelatih dengan peserta latihan, bagaimanapun merupakan sasaran empuk yang paling mudah menjadi sasaran bagi suara-suara kritis yang menghendaki peningkatan kualitas pada dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakefektifan adalah kata yang paling cocok untTuk sistem ini, sebab seiring dengan perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan, namun institut yang masih menggunakan sistem tradisional ini mengajar (di jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan informasi) dengan sangat lambat dan tidak seiring dengan perkembangan IT. Sistem konvensional ini seharusnya sudah ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena sifat Internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat memanfaatkan program-program pendidikan yang disediakan di jaringan Internet kapan saja sesuai dengan waktu luang mereka sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka hadapi untuk mencari sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat di bidang teknologi telekomunikasi, multimedia, dan informasi; mendengarkan ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  B. Penggunaan IT Dalam Dunia Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti IT bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan IT ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing di negeri Paman Sam Sana. Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman di Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini merupakan salah satu bukti utama ketertinggalan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini ialah sampel-sampel dari luar negeri hasil revolusi dari sistem pendidikan yang berhasil memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menunjang proses pembelajaran mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SD River Oaks di Oaksville, Ontario, Kanada, merupakan contoh tentang apa yang bakal terjadi di sekolah. SD ini dibangun dengan visi khusus: sekolah harus bisa membuat murid memasuki era informasi instan dengan penuh keyakinan. Setiap murid di setiap kelas berkesempatan untuk berhubungan dengan seluruh jaringan komputer sekolah. CD-ROM adalah fakta tentang kehidupan. Sekolah ini bahkan tidak memiiki ensiklopedia dalam bentuk cetakan. Di seluruh perpustakaan, referensinya disimpan di dalam disket video interktif dan CD-ROM-bisa langsung diakses oleh siapa saja, dan dalam berbagai bentuk: sehingga gambar dan fakta bisa dikombinasikan sebelum dicetak;foto bisa digabungkan dengan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. SMU Lester B. Pearson di Kanada merupakan model lain dari era komputer ini. Sekolah ini memiliki 300 komputer untuk 1200 murid. Dan sekolah ini memiliki angka putus sekolah yang terendah di Kanada: 4% dibandingkan rata-rata nasional sebesar 30%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Prestasi lebih spektakuler ditunjukkan oleh SMP Christopher Columbus di Union City, New Jersey. Di akhir 1980-an, nilai ujian sekolah ini begitu rendah, dan jumlah murid absen dan putus sekolah begitu tinggi hingga negara bagian memutuskan untuk mengambil alih. Lebih dari 99% murid berasal dari keluarga yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bell Atlantic- Sebuah perusahaan telepon di daerah itu membantu menyediakan komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan komputer pribadi. Sebagai gantinya, para guru mengadakan kursus pelatihan akhir minggu bagi orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tempo dua tahun, baik angka putus sekolah maupun murid absen menurun ke titik nol. Nilai ujian-standar murid meningkat hampir 3 kali lebih tinggi dari rata-rata sekolah seantero New Jersey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang diwakilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet sebagai media utamanya telah mampu memberikan kontribusi yang demikian besar bagi proses pendidikan. Teknologi interaktif ini memberikan katalis bagi terjadinya perubahan medasar terhadap peran guru: dari informasi ke transformasi. Setiap sistem sekolah harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan mereka untuk belajar dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih cerdas. Dan Teknologi Informasi yang menjadi kunci untuk menuju model sekolah masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun usaha-usaha dari anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dalam hal penyampaian proses pendidikan dengan penggunaan IT. Semisalnya, baru-baru ini Telkom, Indosat, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan IT untuk pendidikan di Indonesia, dimulai dengan proyek-proyek percontohan.Telkom menyatakan akan terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan telekomunikasi yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung (backbone) bagi pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan serta implementasi-implementasi lainnya di Indonesia. Bahkan, saat ini Telkom mulai mengembangkan teknologi yang memanfaatkan ISDN (Integrated Sevices Digital Network) untuk memfasilitasi penyelenggaraan konferensi jarak jauh (teleconference) sebagai salah satu aplikasi pembelajaran jarak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan. IT sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab IT yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah yang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMPLIKASI IT DI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e-Education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa Indonesia. e-education (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  A. Pemanfaatan IT Bagi Institut Pendidikan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesatnya perkembangan IT, khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu institusi pendidikan. Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university (e-University). Pengembangan e-University bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan layanan informasi yang lebih baik kepada komunitasnya, baik didalam maupun diluar perguruan tinggi tersebut melalui internet. Layanan pendidikan lain yang bisa dilaksanakan melalui sarana internet yaitu dengan menyediakan materi kuliah secara online dan materi kuliah tersebut dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Akademis Pendidikan Indonesia yang mengenal alias sudah akrab dengan Implikasi IT di bidang Pendidikan adalah UI dan ITB. Semisalnya UI. Hampir setiap Fakultas yang terdapat di UI memiliki jaringan yang dapat di akses oleh masyarakat, memberikan informasi bahkan bagi yang sulit mendapatkannya karena problema ruang dan waktu. Hal ini juga tentunya sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen pembimbing, atau banyak yang lainnya. Contoh lain adalah Universitas Swasta Bina Nusantara juga memiliki jaringan Internet yang sangat mantap, yang melayakkan mereka mendapatkan penghargaan akademi pendidikan Indonesia dengan situs terbaik. Layanan yang disediakan pada situs mereka dapat dibandingkan dengan layanan yang disediakan oleh situs-situs pendidikan luar negeri seperti Institut Pendidikan California atau Institut Pendidikan Virginia, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tingkat pendidikan SMU implikasi IT juga sudah mulai dilakukan walau belum mampu menjajal dengan implikasi-implikasinya pada tingkatan pendidikan lanjutan. Di SMU ini rata-rata penggunaan internet hanyalah sebagai fasilitas tambahan dan lagi IT belum menjadi kurikulum utama yang diajarkan untuk siswa. IT belum menjadi media database utama bagi nilai-nilai, kurikulum, siswa, guru atau yang lainnya. Namun prospek untuk masa depan, penggunaan IT di SMU cukup cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain untuk melayani Institut pendidikan secara khusus, adapula yang untuk dunia pendidikan secara umum di indonesia. Ada juga layanan situs internet yang menyajikan kegiatan sistem pendidikan di indonesia. situs ini dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menyajikan sumber umum serta jaringan komunikasi (forum) bagi administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya. Tujuan utama dari situs ini adalah sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung semua sektor utama pendidikan. Contoh dari situs ini adalah &lt;a href="http://www.pendidikan.net/" target="_blank"&gt;www.pendidikan.net&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping lingkungan pendidikan, misalnya pada kegiatan penelitian kita dapat memanfaatkan internet guna mencari bahan atau pun data yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut melalui mesin pencari pada internet. Situs tersebut sangat berguna pada saat kita membutuhkan artikel, jurnal ataupun referensi yang dibutuhkan. Situs tersebut contohnya seperti &lt;a href="http://google.com/" target="_blank"&gt;google.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://searchindonesia.com/" target="_blank"&gt;searchindonesia.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://sumpahpalapa.net/" target="_blank"&gt;sumpahpalapa.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inisiatif-inisiatif penggunaan IT dan Internet di luar institusi pendidikan formal tetapi masih berkaitan dengan lingkungan pendidikan di Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekarang sudah ada adalah situs penyelenggara "Komunitas Sekolah Indonesia". Situs yang menyelenggarakan kegiatan tersebut contohnya &lt;a href="http://plasa.com/" target="_blank"&gt;plasa.com&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.smu-net.com/" target="_blank"&gt;smu-net.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   B. IT Sebagai Media Pembelajaran Multimedia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring dan mailing list. Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Sulawesi dapat berdiskusi masalah teknologi komputer dengan seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sharing information juga sangat dibutuhkan dalam bidang penelitian agar penelitian tidak berulang (reinvent the wheel). Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virtual university merupakan sebuah aplikasi baru bagi Internet. Virtual university memiliki karakteristik yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak. Jika pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah orang yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta mungkin hanya dapat diisi 40 - 50 orang. Virtual university dapat diakses oleh siapa saja, darimana saja. Penyedia layanan Virtual University ini adalah www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang ini Virtual University layanannya belum efektif karena teknologi yang masih minim. Namun diharapkan di masa depan Virtual University ini dapat menggunakan teknologi yang lebih handal semisal Video Streaming yang dimasa mendatang akan dihadirkan oleh ISP lokal, sehingga tercipta suatu sistem belajar mengajar yang efektif yang diimpi-impikan oleh setiap ahli IT di dunia Pendidikan. Virtual School juga diharapkan untuk hadir pada jangka waktu satu dasawarsa ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia, manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan. Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Akses ke perpustakaan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Akses ke pakar;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Melaksanakan kegiatan kuliah secara online;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Menyediakan fasilitas mesin pencari data;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Meyediakan fasilitas diskusi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Menyediakan fasilitas kerjasama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Dan lain - lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   C. Kendala-Kendala Pengimplikasian di Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang IT dan Internet memiliki banyak manfaat, tentunya ingin kita gunakan secepatnya. Namun ada beberapa kendala di Indonesia yang menyebabkan IT dan Internet belum dapat digunakan seoptimal mungkin. Kesiapan pemerintah Indonesia masih patut dipertanyakan dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebab utama adalah kurangnya ketersediaan sumber daya manusia, proses transformasi teknologi, infrastruktur telekomunikasi dan perangkat hukumnya yang mengaturnya. apakah infrastruktur hukum yang melandasi operasional pendidikan di Indonesia cukup memadai untuk menampung perkembangan baru berupa penerapan IT untuk pendidikan ini. Sebab perlu diketahui bahwa Cyber Law belum diterapkan pada dunia Hukum di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu masih terdapat kekurangan pada hal pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi yang merupakan prasyarat terselenggaranya IT untuk pendidikan sementara penetrasi komputer (PC) di Indonesia masih rendah. Biaya penggunaan jasa telekomunikasi juga masih mahal bahkan jaringan telepon masih belum tersedia di berbagai tempat di Indonesia.. Untuk itu perlu dipikirkan akses ke Internet tanpa melalui komputer pribadi di rumah. Sementara itu tempat akses Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui fasilitas di kampus, sekolahan, dan bahkan melalui warung Internet.Hal ini tentunya dihadapkan kembali kepada pihak pemerintah maupun pihak swasta; walaupun pada akhirnya terpulang juga kepada pemerintah. Sebab pemerintahlah yang dapat menciptakan iklim kebijakan dan regulasi yang kondusif bagi investasi swasta di bidang pendidikan. Namun sementara pemerintah sendiri masih demikian pelit untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan pendidikan. Saat ini baru Institut-institut pendidikan unggulan yang memiliki fasilitas untuk mengakses jaringan IT yang memadai. Padahal masih banyak institut-institut pendidikan lainnya yang belum diperlengkapi dengan fasilitas IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan kita bersama hal ini dapat diatasi sejalan dengan perkembangan telekomunikasi yang semakin canggih dan semakin murah.   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  &lt;b&gt;Saya Geger Riyanto setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). . &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;center&gt;  &lt;table bg border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" width="70%" style="color:#eeeeee;"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  &lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;CATATAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Artikel-artikel yang muncul di sini akan tetap di pertanggungjawabkan oleh penulis-penulis artikel masing-masing dan belum tentu mencerminkan sikap, pendapat atau kepercayaan Pendidikan Network.&lt;/p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-8424052440000385587?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/8424052440000385587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=8424052440000385587' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/8424052440000385587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/8424052440000385587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2008/11/judul-teknologi-informasi-inovasi-bagi.html' title=''/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7662038515976852246.post-3215419891840304354</id><published>2008-11-14T00:32:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T20:04:48.403-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>be are the kill young pen think cool&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7662038515976852246-3215419891840304354?l=salaygheto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salaygheto.blogspot.com/feeds/3215419891840304354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7662038515976852246&amp;postID=3215419891840304354' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/3215419891840304354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7662038515976852246/posts/default/3215419891840304354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salaygheto.blogspot.com/2008/11/be-are-kill-young-pen-think-cool.html' title=''/><author><name>salay gheto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01020537654904881531</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_EqwpINfoVjo/TCOWDO8EEtI/AAAAAAAAABk/hONtsUhVOOo/S220/22580_1164027820369_1218083899_386458_7002193_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
